BeritaPemerintahan

Bupati Gus Irawan dan Jafar Syah Budin tepati janji Politik nya ke Masyarakat

271
×

Bupati Gus Irawan dan Jafar Syah Budin tepati janji Politik nya ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Selatan – Dalam tengah tantangan fiskal dan tekanan efisiensi anggaran, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu menegaskan komitmennya untuk tetap menghadirkan pembangunan yang merata dan inklusif di wilayah pinggiran Tapsel.

Hal tersebut disampaikan Bupati Gus Irawan saat meresmikan Masjid Al-Mukhtariah di Kampung Sitabo-tabo, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SD Hole), Tapsel, Senin (16/6/2025).

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Acara peresmian Masjid Al-Mukhtariah dihadiri Wakil Ketua DPRD Tapsel Abdul Basith Dalimunthe, Anggota DPRD Tapsel Mhd. Rawi Ritonga, Kaban Kesbangpol Hamdi S Pulungan, Kadis PUPR Fahri Ananda, Sekretaris Dinas Kesehatan, Kabag Prokopim, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat Jon Sujani Pasaribu, dan unsur kepemudaan dari wilayah Luat Mandalasena.

Kehadiran Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu disambut antusias oleh ratusan warga yang memadati halaman masjid. Prosesi penyambutan adat hingga pengulosan kepada Bupati menandai rasa hormat dan harapan besar masyarakat terhadap komitmen pembangunan yang berkelanjutan.

“Peresmian ini bukan sekadar simbol. Kita ingin masjid ini menjadi pusat ukhuwah dan peradaban Islam di tengah masyarakat desa. Mari kita makmurkan bersama, ” ujar Gus Irawsn

Gus Irawan mebambahkan kunjungannya ke Desa Parau Sorat Sitabo-tabo juga merupakan bentuk realisasi janji politik saat kampanye Pilkada lalu, yakni meresmikan Masjid Al-Mukhtariah yang kini telah rampung dibangun dan diharapkan menjadi sentra kegiatan ibadah dan sosial masyarakat di wilayah tersebut.

 

 

Dikesempatan tersebut, Gus irawan menyampaikan, salah satu langkah konkret yang dilakukan dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan inklusif tersebut yakni, dengan mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

“Alokasi APBD Tahun 2025 diprioritaskan untuk pembangunan di kawasan strategis Luat Mandalasena, yang meliputi tiga desa Parau Sorat Sitabo-tabo, Pintu Padang Mandalasena dan Silangkitang Tambiski Kabupaten Tapsel, ” katanya.

Gus Irawan juga menegaskan, skema pembangunan akan difokuskan pada sektor kesehatan, pendidikan, serta infrastukrur yang mendukung pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *